Habibie Afsyah -> PENYANDANG CACAT YANG SUKSES DI DUNIA BISNIS MARKETING

Habibie Afsyah merupakan putra dari pasangan bapak H. Nasori Sugianto dan Hj. Endang Setyati, yang lahir di Jakarta, 6 Januari 1988. Habibie adalah seorang yang tumbuh dengan keterbatasan fisik dan didiagnosis mengidap penyakit langka Muscular Dystrophy tipe Becker, yang merusak saraf motorik diotaknya. Ia bahkan pernah divonis meninggal oleh dokter diumur 24 tahun. Penyakit itu membuat tubuh Habibie tidak bisa berkembang sempurna. Sebagian besar anggota tubuhnya lumpuh dan tidak dapat digerakkan.

  Hanya kepala dan tangan kanannya saja yang dapat Ia gerakkan. Dari sekolah TK YAP, dia mulai kesulitan beradaptasi karena kekurangannya. Dia jadi sering pindah sekolah karena sering mendapatkan olokan dari teman-temannya akibat penyakit yang dialaminya. Meski hanya sekolah hingga tingkat SMA, namun kegemaran setiap hari bermain games online dan berselancar di dunia maya membuat Habibie, semakin bersemangat menempuh perjalanan hidup yang amat sangat berat.

 Hj. Endang Setyati, ibunda dari Habibie yang memperhatikan anaknya sangat bersemangat terhadap dunia maya tersebut lantas mengarahkan habibie dalam Seminar Internet Marketer pada tahun 2007. Hasil dari seminar, dipelajarinya dengan tekun. Seluk beluk marketing didunia maya, juga aktivitas bisnis yang tak terlalu banyak menita gerak fisik. Ternyata membuahkan hasil yang luar biasa. Hanya dalam waktu empat bulan ilmu marketing online berhasil diterapkan dengan sukses.

 Melalui dunia internet, dia berhasil menjual produk pertamanya dari Amazon.com. “Awalnya lumayan sulit, setelah empat bulan, saya baru mendapatkan hasil dari amazon.com. Asal kita mau berusaha, pasti bisa!” kata Habibie. Dari aktivitas mempromosikan produk yang dijual online, habibie mampu memiliki pendapatan hingga $500 – $10.000/bulan. Dia juga menjadi affiliate marketer dan mendapatkan komisi tiap penjualan produk orang lain. Habibie berhasil menambah pendapatannya dari semangat dan pengalaman. Dia berhasil menjual $4 dari penjualan sebuah PSP. Bukan angka besar tapi cukup membuat sang ibu merasa bangga.

 Gaji pertama digunakan lagi untuk mengikuti beberapa kursus marketing lain, seperti Eprofitmatrix, Dokterpim, hingga Indonesia Boot Camp. Dari kursus dia merambah aspek lain di bisnis internet, dari sekedar affiliate marketing masuk ke bisnis nyata. Dia membuat situs Rumah.101.com, sebuah situs yang menawarkan listing rumah. Rumah 101 merupakan bukti keahliannya melihat market. Awalnya dia memberikan penawaran gratis tapi seiring waktu, Rumah 101 mulai mencari uang langsung.

 Tidak ada yang menyangka, seorang yang menderita penyakit saraf motorik dapat menjadi seorang pebisnis marketing yang sangat sukses? Sekarang Habibie didaulat oleh gurunya sendiri, Suwandi Chow, sebagai pembicara bisnis online di Eprofitmatrix. Semenjak itu pula, dia menjadi pembicara dikampus, koran, tabloid dan majalah. Nama Habibie semakin berkibar, setelah dirinya muncul dalam berbagai acara talkshow yang digelar diberbagai stasiun TV, salah satunya sebagai bintang tamu dalam acara talkshow Kick Andy yang disiarkan d stasiun Metro TV.

 Sang Ibu juga aktif mendorong keinginan sang buah hati dengan mendirikan Yayasan Habibie Afsyah. Melalui forum ini, kepiawaiannya sebagai seorang internet marketer ditularkan kesesama penyandang disabilitas di Indonesia. Bukan hanya itu, Habibie juga mengajak masyarakat luas untuk menggali potensi dan mengembangkan diri agar mandiri. Habibie memberikan pelatihan sekitar 50-an orang normal dan kurang lebih 60-an penyandang cacat dan 1 komunitas yang ia bangun untuk menjadikan tim yang mengembangkan project-project websitenya.

 Habibie berharap, penyandang cacat yang senasib dengannya memiliki semangat dalam berkarya dan berusaha. Habibie juga berharap , sesama penyandang disabilitas mampu hidup mandiri dan tidak menyusahkan orang lain. Keterbatasan fisik tak membuat orang pasrah begitu saja. Namun, kelemahan ini yang harus memicu kita untuk menjadikan kelemahan yang dimiliki menjadi kekuatan dalam hidup untuk terus berusaha dan berkarya. .

 “Kelemahan tidak harus selalu bergandengan mesra dengan kegagalan. Anak difable tidak harus menjadi hidup dengan kehampaan dan ketidakberdayaan. Tidak harus hidup dari belas kasihan orang lain. Kita sendirilah yang harus memutuskan untuk bangkit, serta terus menjaga semangat perjuangan kita”

. Pesan diatas merupakan pesan penuh semangat dan powerfull yang ingin ditegaskan oleh seorang anak penderita kelumpuhan organ tubuh secara permanen.

 Pada sebuah buku yang berjudul “KELEMAHANKU ADALAH KEKUATANKU”, Habibie menceritakan semua kisah hidupnya. Dalam buku ini, Habibie mengungkapkan bahwa ia mampu mengubah ketidakberdayaan menjadi berdaya penuh energi, kelemahan diri termasuk keterbatasan fisik, diubahnya menjadi kekuatan yang mampu melejitkan potensi untuk menembus batas.

 “Kalau saya yang punya keterbatasan seperti ini saja bisa, Anda pasti bisa! Kemandirian dan kesuksesan adalah kodrat anda”. Suatu kalimat motivasi yang tegas diucapkan oleh habibie.

 Pada akhirnya, Habibie mengajak kita semua untuk ikhlas menerima apapun yang terjadi diluar kuasa diri kita, kemudian mensyukuri apapun yang dianugerahkan oleh Tuhan, termasuk diri kita sendiri. Karena diri kita adalah anugerah yang sangat berharga. Bagaimana pun kondisi kita, kita selalu punya pilihan untuk melejitkan potensi diri kita atau menidurkannya. Kelemahan diri, termasuk keterbatasan fisik, tidak harus selalu berujung pada pelumpuhan diri. Pergulatan pasti ada, tetapi kelemahan bisa dirubah menjadi sumber kekuatan yang dahsyat.

 Kalau Habibie Afsyah, yang hanya bisa menggerakkan satu jari tangan saja bisa, bagaimana dengan anda? Masihkah ada keraguan pada potensi diri sendiri? Bagaimanapun kondisi anda, anda adalah pribadi yang berharga dan mampu melakukan yang terbaik untuk kesuksesan diri anda sendiri.

0 komentar:

Post a Comment

 
Design by SQN community | UD. Pisang Ongol - Ongol | Made in Indonesia