Balamurukan Kappusamy -> PENGUSAHA KULINER SUKSES SEORANG MANTAN NARAPIDANA


 Balamurukan Kappusamy adalah seorang mantan narapidana yang telah tiga kali keluar masuk penjara sehingga sebagian masa hidupnya hanya ada didalam balik jeruji besi. Dengan berbagai kasus kriminalitas yang menjeratnya, pastilah dia mendapatkan reputasi dan citra yang buruk dikalangan masyarakat, dicap sebagai orang kriminal dan tidak berguna. Dengan reputasinya tersebut tentu banyak orang yang menilai bahwa orang seperti itu tidak memiliki masa depan yang baik dan tidak dapat meraih cita-citanya.

 Namun siapa yang sangka, setelah lepas dari penjara, Balamurukan berhasil menjadi orang yang sukses lewat bisnis kulinernya, dan hebatnya dia mencapai kesuksesan tersebut dalam jangka waktu setengah tahun saja. Tentu semua orang heran dan tidak menyangka, bahwa salah seorang yang mungkin terpinggirkan oleh masyarakat dapat mencapai kesuksesan secepat itu, namun Balamurukan dapat membuktikan bahwa ia dapat melakukannya.


 Setelah melewati kasus kriminal yang menjeratnya, saat itu Balamurukan yang berumur 41 tahun dan memiliki anak yang masih kecil, dia juga baru keluar dari penjara kala itu bingung karena dengan umurnya yang sudah tidak produktif lagi dan reputasi yang baru saja keluar dari penjara tentu akan sulit mendapatkan pekerjaan yang sesuai keinginan,ditengah kebingungannya datanglah lembaga Industrial and Services Cooperative Society atau bisa disebut dengan Iscos yang menawarkan bantuan dan memperkenalkan dirinya dengan Dr. Leong Kaiwen.


 Iscos merupakan organisasi sosial yang bergerak dalam bidang rehabilitasi mantan narapidana agar dapat bisa berintegrasi dengan masyarakat. Untuk itu Balamurukan memperkenalkan dirinya kepada Dr. Leong Kaiwen yang kelak dapat mengubah garis hidup dan peruntungannya. Dr. Leong Kaiwen kemudian memfasilitasi Balumurukan yang berkeinginan untuk merintis usaha kuliner India sesuai dengan negara asal nenek moyangnya. Balamurukan kemudian mengikuti berbagai pelatihan yang bisa membantu dalam pembentukan usaha kulinernya melalui fasilitas Dr. Leong Kaiwen.


 Setelah melalui berbagai pelatihan kemudian Balamurukan membuka sebuah kedai makanan di wilayah Bukitu Batok. Modalnya merupakan pinjaman lunak dari perusahaan yang memfasilitasi usaha skala kecil dan menengah. Saat ini usaha Balamurukan terus maju dan berencana untuk memperluas usahanya dengan membuka beberapa kedai lagi dalam beberapa waktu kedepan. Harus diakui selain kemauan diri sendiri, dukungan pemerintah dan lembaga sosial disana memang juga cukup membantu kalangan kecil yang membutuhkan perbaikan ekonomi.

 “Tidak ada yang bisa menebak garis kehidupan seseorang, entah itu seorang baik, jahat, bijaksana, terpandang maupun mantan narapidana sekalipun. Semua memiliki garis hidup dan takdir tersendiri dan semuanya bisa meraih kesuksesan jika didukung dengan kerja keras dan kemauan yang tinggi untuk maju.”

0 komentar:

Post a Comment

 
Design by SQN community | UD. Pisang Ongol - Ongol | Made in Indonesia